JDBC: ResultSet
ResultSet menyimpan data hasil eksekusi query SELECT. Jika data yang dihasilkan saat melakukan query lebih dari satu data, maka kita memerlukan sebuah perulangan untuk memproses semua data. Perhatikan contoh berikut:
while (resultset.next()) {
System.out.println("Nim : " + resultset.getString("nim"));
System.out.println("Nim : " + resultset.getString("nama"));
}
Method next() digunakan untuk mengecek apakah ada record lagi setelah record aktif. Jika ditemukan, maka kursor akan dipindahkan ke baris berikutnya dan mengembalikan nilai TRUE. Kebalikan dari method ini adalah prev().
JDBC: Prepared Statement
Kita juga bisa menggunakan PreparedStatement untuk melakukan query data. InterfacePreparedStatement merupakan subinterface dari Statement dan memiliki perbedaan dalam dua hal:
- Instance dari PreparedStatement mengandung perintah SQL yang sudah terkompilasi, maka eksekusinya lebih cepat daripada Statement.
- Perintah SQL dalam objek preparedStatement memungkinkan memiliki satu parameter atau lebih. Setiap parameter dalam perintah SQL diwakili dengan tanda Tanya (?). kemudian dalam aplikasi kita harus menentukan nilai untuk masing-masing penanda sebelum method executeUpdate() dipanggil.
JDBC: Statement
Setelah Driver berhasil dimuat dan koneksi database berhasil, Anda dapat melakukan manipulasi terhadap tabel-tabel dalam database. Untuk melakukan manipulasi data dalam tabel, dalam JDBC dapat menggunakan objek Statement atau PreparedStatement.
Statement
Untuk melakukan query, kita membutuhkan objek bernama Statement. Objek ini dapat dibuat dari objek Connection. Objek Statement diperlukan untuk menjalankan perintah SQL dari program Java ke database Server . Hasil eksekusi dari query yang kita jalankan berupa objek ResultSet.
Berikut adalah kode untuk membuat objek Statement:
Statement statement = Connection.createStatement();
JDBC: Melakukan Koneksi Database
Setelah Driver berhasil dimuat, kemudian Anda dapat mendefinisikan URL dan mengirimkan informasi URL, username dan password database melalui method getConnection dari class DriverManager. Dalam proses ini, jika terjadi kesalahan maka akan dilemparkan ke dalam SQLException.
JDBC: Load Driver
Pada artikel sebelumnya telah saya jelaskan apa itu JDBC, komponen penyusun JDBC dan beberapa hal yang diperlukan sebelum mempelajari JDBC lebih lanjut. Jika Anda belum membaca, silahkan baca artikel ini.
Langkah-langkah umum dalam pemrograman JDBC
Dalam JDBC terdapat sembilan langkah standar untuk menangani database, yaitu:
- Mengimport paket java.sql.
- Memanggil driver JDBC.
- Mendefinisikan URL untuk koneksi database
- Melakukan koneksi database
- Membuat Objek Statement.
- Melakukan Query atau update.
- Memproses Hasil (ResultSet)
- Menutup Koneksi
- Error Handling (Penanganan Error)
JDBC: Pengenalan
Pengenalan JDBC
JDBC merupakan bagian dari teknologi Java yang ditujukan untuk berkomunikasi dengan DBMS. Baik itu MySQL, Oracle, Sybase, PostgreSQL dan DBMS lainnya. Dengan JDBC Anda dapat membuat program dengan portabilitas tinggi dan cukup mudah karena secara umum pemrograman JDBC tidak memiliki perbedaan kode yang berarti pada setiap database. Perbedaan utama hanyalah kode dari pendefinisian driver database server serta perintah SQL tertentu yang terdapat pada masing-masing database.
Komponen Utama JDBC
Dalam Pemrograman JDBC Anda akan berurusan dengan komponen-komponen berikut:
Driver
Interface ini menangani komunikasi dengan database server dan mengenkapsulasi proses internal dalam interaksi dengan database. Anda akan jarang berurusan secara langsung dengan Objek Driver tetapi akan banyak berurusan dengan DriverManager.
Swing Java: Membuat Aplikasi Kalkulator Sederhana
Pada kesempatan kali ini saya akan menunjukkan bagaiman membuat aplikasi sederhana berupa kalkulator sederhana seperti pada gambar berikut:

Untuk membuat aplikasi ini,
Sharing koneksi internet modem ke banyak komputer
Masalah ini sering dihadapi oleh anak kost!!!
Jika kita ingin berbagi koneksi internet dengan orang lain, meskipun kita hanya menggunakan sebuah modem, semua bisa saja dilakukan.
Berikut ini caranya dengan windows XP SP2, jaringan LAN kabel, dan koneksi modem Smart Evdo ZTE USB. Bagi yang berbeda, ambil garis besarnya saja, sama kok..
1. Pastikan salah satu komputer memiliki koneksi internet (komputer yang akan dipakai sebagai router), dan memiliki perangkat koneksi jaringan LAN (kabel maupun wifi juga bisa). Jika menggunakan wifi, harus memiliki akses point terlebih dahulu. Untuk itu, saya akan membahas hanya yang menggunakan kabel saja.
2. Koneksikan komputer utama dengan internet. Untuk kasus ini saya memakai jaringan Smart EVDO Ref A, dengan modem ZTE USB.
3. Koneksikan jaringan LAN. Setelah itu masuk ke Control Panel-> Network Connection
Maka akan tampil minimal ada 2 koneksi, yaitu koneksi modem dan koneksi LAN.
4. Masuk ke properties pada koneksi modem/koneksi internet.
Kemudian, beri tanda mark (centang) pada Allow other network to connect through this computer’s internet connection. Jika ada beberapa perangkat LAN, nanti bisa memilihnya pada Home networking connection. Setelah itu klik OK, maka setingan IP untuk perangkat yang home networking menjadi default 192.168.0.1
5. Masuk ke komputer client yang belum terkoneksi internet, masuk di Control Panel ->Network Connection, kemudian buka jendela properties, dan setinglah IP, gateway dan DNS nya.
Belum tahu berapa DNS nya? bisa lihat di komputer utama (routernya), buka cmd dan ketik ipconfig /all
Dikira-kira saja, mana yang koneksi internet, lalu dilihat DNS servernya saja. Pada gambar diatas terdapat 2 buah alamat DNS. Setelah mengetahuinya, masukkan pada komputer client seperti gambar di bawah ini.
Pada gambar ini, komputer client dengan :
Alamat IP: 192.168.0.5
Gateway: 192.168.0.1 (Alamat IP komputer routernya tadi yang ada modemnya)
DNS: didapat dari cara tadi,
lalu klik OK, dan buka internet browser anda. Selamat mencoba…
(diasumsikan koneksi antar komputer dalam kondisi yang baik)…
source: http://yudhipri.wordpress.com/2010/10/14/sharing-koneksi-internet-modem-ke-banyak-komputer/
Basmi Virus Lewat Ubuntu
Salah satu keunggulan sistem operasi linux adalah karena sistem operasi tersebut bebas virus. Virus di sini tentunya yang dimaksud virus-virus yang beredar di lingkungan windows. Baik yang berekstensi executable, scr, dan sebagainya.
Pada postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya membasmi virus lewat linux. Kebetulan distro yang saya pakai adalah ubuntu. Pada saat itu saya memiliki flashdisk yang sering sekalo terkena virus. Ini karena saya tergolong orang yang sering gonta-ganti pasangan. Eits,, tunggu dulu pasangan di sini maksudnya port usb flashdisk pada komputer. Baik itu di rentalan komputer maupun di komputer temen. Tapi karena saya pakai ubuntu jadi gak kerasa kalo flash disk saya bervirus.
Oke, langsung saja. Pada ubuntu, untuk membasmi virus pada dasarnya tinggal delete saja file virusnya, maka virus tersebut akan lenyap seketika. Berbeda dengan di windows yang setelah di delete akan muncul kembali. Tapi syaratnya, semua file yang terinjeksi harus dibasmi.
Kesulitan terbesar adalah ketika suatu direktori yang akan kita basmi virusnya terdapat banyak sekali file sehingga kita harus men-delete file virus tersebut secara manual. Misalnya di Flash disk. Untuk itu kita bisa gunakan fasilitas pencari file di ubuntu misalnya. Pada ubuntu ada pencari file bernama “Search For File”. Tinggal klik places>Search For Files.
Setelah itu akan muncul jendela pencarian. Di situ ada “Name contains” dan” Look in folder”. “Name contains adalah nama file yang ingin kita cari, dalam hal ini virus name nya. atau kita cukup menuliskan ekstensinya.misal: .exe. Sedangkan “Look in Folder” adalah direktori filenya.

Setelah di-search akan terlihat hasilnya. Tinggal pilih mana yang merupakan virus dan mana yang bukan. Atau mungkin delete aja semua file executable-nya. Atau mungkin untuk mempermudah membedakan mana virus dan mana yang bukan virus,,,
Pada umumnya virus yang beredaran di windows berupa jelmaan dari folder ataupun file seperti msWord,msExcel,dll. Nah, untuk itu, kita harus cerdik melihat details direktori pada hasil pencarian di atas. Jika nama file executablenya sama dengan nama folder misalnya, maka kemungkinan besar itu virus.

Kalo nama filenya berbeda dengan nama foldernya maka biasanya bukan virus. Ini hanya cara opsional untuk mempermudah, karena biasanya di dalam folder bernama “Dataku” misalnya, ada folder jelmaan lagi yang bernama “Dataku” juga, tetapi sebenarnya itu virus.
Cara ini juga bagus dan cocok bagi anda yang memiliki dual OS, linux dan windows misalnya. Nah, dari linux kita bisa mengakses data di windows. Sehingga,kita juga bisa me-remove virus tersebut dari linux jika dari windows tidak bisa, atau dengan antivirus juga ga bisa. Begitulah, selanjutnya silakan dipraktekkan.
source : http://www.infogue.com/viewstory/2009/04/13/basmi_virus_lewat_ubuntu/?url=http://ixsan.wordpress.com/2009/04/12/basmi-virus-lewat-ubuntu/
Uget – Download Manager Open Source
Uget adalah download manager gratis dan Open Source ditulis dalam GTK +, memiliki banyak fitur, mudah digunakan, cross-platform (Windows & GNU /Linux), dapat melakukan jeda saat download dan melanjutkannya lagi, dan memiliki banyak fasilitas seperti:
- Gampang, mudah digunakan dan juga ringan.
- Dukungan melanjutkan download, jadi jika koneksi Anda hilang Anda tidak perlu untuk mulai dari pertama.
- Klasifikasikan download, dan setiap kategori memiliki konfigurasi independen dan antrian.
- Antrian download.
- Integrasikan dengan Firefox melalui plugin FlashGot.
- Monitoring clipboard.
- Impor download dari file HTML.
- download Batch, Anda dapat men-download file banyak memiliki sama mengatur,seperti file_1 file_2 .... file_20, Anda tidak perlu menambahkan semua link, hanyasatu link dan karakter berubah.
- Dapat digunakan dari baris perintah/command line
Download Uget buat Ubuntu 10.10 maverick dan LinuxMint Julia
Download Uget for Ubuntu 10.10 Maverick i386
Download Uget for Ubuntu 10.10 Maverick amd64
Jika kamu ingin menginstal via ppa repository, buka terminal lalu ketikan baris ppa:
sudo add-apt-repository ppa:ferramroberto/extra sudo apt-get update && sudo apt-get install uget Untuk Fedora/RHEL/Centos dapat download Uget RPM package dari Link ini resource: http://www.unixmen.com/software/1361-uget-download-manager-162-is-released-




